Wednesday, April 8, 2015

Hidup manusia itu ibarat seperti sebuah buku

filosofi sebuah buku

Hidup manusia itu ibarat seperti sebuah buku

Front cover (sampul depan) adalah tanggal dimana kita dilahirkan di dunia ini.
Back cover (sampul belakang) adalah tanggal dimana kita harus berpulang menghadapNya dan meninggalkan dunia ini.

Setiap lembaran dalam buku ibarat hari – hari yang kita jalani dalam kehidupan kita seumur hidup kita.
Ada buku yang tebal dan juga ada buku yang tipis.
Ada buku yang menarik untuk dibaca, tentu saja juga ada buku yang tidak sama sekali menarik untuk dibaca.
Sekali kita mulai menulis setiap lembar halaman, kita tidak akan pernah berhenti sampai selesai.
Dan yang lebih hebatnya lagi adalah seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang masih putih bersih, baru and tiada cacat.

Sama seperti dengan kehidupan kita ini, seburuk apapun kemarin, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Selalu masih ada pengharapan serta masa depan dalam kehidupan kita ini!
Kita selalu diberi kesempatan yang baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkanNya untuk setiap kita masing – masing.
Karena itu, mari bersyukur kepada Tuhan untuk hari yang baru ini!
Nikmatilah, isi dengan hal – hal yang baik serta janganlah lupa untuk selalu bertanya kepada Tuhan mengenai apa yang harus ditulis tiap – tiap halaman di setiap harinya.

No comments:

Post a Comment